Boneka Khas Indonesia

Tersebut boneka-boneka nusantara yang disebut aset budaya yang pantas dilestarikan keberadaanya :

1. Si Gale-Gale
Ada cerita sedih yang melatarbelakangi pembuatan boneka kayu yang ada di pulau Samosir ini. Konon dulunya boneka sigale-gale di buat Buket Bunga Boneka Doraemon untuk menghibur raja yang berkuasa di daerah Toba yang pada saat itu sakit karena kehilangan putranya yang tewas dalam peperangan. Dengan upacara ritual tersebut pemaggilan roh, patung kayu itu juga akan menari ikuti iringan musik yang datang dari sordam serta gondang yang disebut alat musik tradisionil yang berada di tanah Batak. Sekarang ini boneka si gale-gale dipamerkan didalam museum yang ada di daerah Tuk-Tuk pulau Samosir.

2. Ondel-Ondel



Boneka besar yang sudah jadi ikon kota Jakarta ini terbuat dari anyaman bambu yang memiliki tinggi sekitaran 2, 5 mtr. dengan garis tengah lebih kurang 80 cm. Biasanya boneka raksasa ini di buat sepasang yaitu boneka dengan topeng warna merah yaitu lelaki, tengah yang bermuka putih yaitu wanita.

Walau awal mulanya ondel-ondel di gelar jadi acara penolak bala atau untuk mengusir masalah roh halus. Tetapi dalam perubahannya, boneka ondel-ondel dipertunjukkan jadi satu diantara hiburan, penyambutan tamu, atau penyemarak acara.

3. Badawang

Kemunculan Badawang yaitu hasil kombinasi budaya eropa (kolonialisasi) serta kebiasaan mistis yang berlaku terutama di daerah Jawa Barat. Boneka Badawang yang dapat disimpulkan jadi orang-orangan tinggi ini, dalam sistem membuatnya serupa dengan boneka Ondel-ondel. Cuma muka boneka Badawang umumnya memiliki profil orang kaya serta berlente, seperti ; bangsawan, orang asing, atau militer.

Sekarang ini boneka Badawang sudah alami perubahan yaitu memiliki bentuk-bentuk menarik, misalnya Badawang punakawan yang memiliki ciri-khas lucu serta menghibur, lebih disukai terutama anak-anak.

4. Golek (Wayang Golek)

Boneka kayu yang dipahat dengan halus mirip tokoh-tokoh dalam pewayangan ini di bagian bawahnya berupa lancip, hal semacam ini mempunyai tujuan supaya boneka bisa diberdirikan pada batang pisang saat pertunjukkan berjalan. Wayang golek adalah pekembangan budaya yaitu dari wayang kulit yang menghidangkan pertunjukkan dua dimensi jadi tiga dimensi.

Lebih jauh sekali lagi karna tampilan wayang golek yang lebih menarik, setelah itu dalam orang-orang Jawa keluar penyebutan ‘golek’ yang bermakna sama juga dengan ‘boneka’. Saat ini pertunjukan seni wayang golek memiliki maksud yang sesuai dengan bebrapa keperluan orang-orang serta lingkungan, seperti untuk bersih desa, khitanan, pernikahan, dan lain-lain.

5. Barong Landung

Ada banyak versus narasi tentang boneka yang di buat dengan ukuran besar ini. Tetapi pada intinya boneka yang lebih di kenal dengan nama Barong Landung yaitu dua perwujudan yang begitu bertolak belakang. Di mana boneka lelaki wajahnya menyeramkan seperti raksasa yang dinamakan Djero Gede, sedang yang wanita wajahnya jelita dengan mata sipit serta senyum menyungging serupa dengan gadis Cina, dinamakan Djero Luh.

Biasanya pementasan Barong Landung ditujukan untuk mengusir petaka maupun wabah penyakit. Bahkan juga dibeberapa pure di pulau Bali sampai sekarang ini masih tetap mengkeramatkannya karna diakui mempunyai kemampuan ghaib.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Type Type Boneka Jepang

Boneka Nini Thowong